1. Pengertian
Acara mangharoani ini ada tiga macam, tergantung keadaan keuangan orang tua si bayi yang lahir, yaitu :
- Acara biasa, undangan hanya tetangga dan kerabat dekat.
- Acara besar, dengan melibatkan Dalihan Natolu, biasanya oleh mereka / keluarga yang telah lama menunggu atau mengharapkan kelahiran anak tersebut.
- Acara khusus dengan melibatkan Dalihan Natolu untuk menyambut seorang bayi yang diambil dari Rumah Sakit atau Panti Asuhan yang diangkat menjadi anak sendiri.
Acara tersebut dimaksudkan sekaligus sebagai pengumuman terutama kepada Dongan tubu dan boru-nya serta hula hula.
2. Peserta
- Acara biasa cukup ibu-ibu tetangga dan kerabat dekat sekitarnya
- Acara besar, mengundang Dongan Sabutuha, boru/bere, dongan sahuta, dan hula hula.
- Acara khusus, ad 2) yaitu diperbesar jumlahnya.
3. Perlengkapan
- Daging ayam atau daging sapi, sayur dan nasi.
- Narmamiak-miak atau sapi (lombu natinutungan), sayur mayur dan nasi.
4. Tertib Acara
- Sebelum para tamu dipersilahkan makan bersama, ayah sang bayi mengucapkan sepatah dua patah kata sekaligus mohon doa restu agar ibu dan anaknya sehat-sehat.
- Orang tua anak menerangkan segala sesuatu tentang kelahiran anaknya.
- Memohon doa restu hadirin yang diundang
- Makan bersama diawali dengan doa makan oleh dongan tubu
- Penyampaian doa restu oleh undangan
- Mangampu/menyambut kata-kata doa restu dari para undangan oleh orang tua anak.
Pada acara tersebut pihak / horong hula hula dan dongan tubu memberikan doa dan restunya.
5. Pembagian Jambar Juhut
- Pada acara biasa tidak ada pembagian jambar juhut
- Tergantung pada makanan adatnya (parjuhutna) dan luasnya undangan. Kalau makanan adatnya sapi atau kerbau pembagian jambar sama dengan ulaon lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah memberikan komentar.