25. Mangalophon

Pada dasarnya acara ini sama dengan Mangompoi, hanya pada acara mangolophon jabu gondang sabangunan telah ditabuh dan hasuhuton menerima sumbangan (tumpak).

Rumah yang akan diolophon terdiri dari:
  • Rumah untuk tempat tinggal
  • Rumah pusaka keluarga (parsaktian)
Mereka yang diundang adalah:
  • Kelompok hula hula sampai kelompok bona ni ari
  • Kelompok boru sampai kelompok boru natua-natua
  • Yang lainnya seperti mangompoi jabu diatas

Kata sambutan dan ucapan selamat (doa restu) disampaikan para undangan pada saat mendapat kesempatan/giliran untuk menari (manortor) dengan urutan sebagai berikut :
Pada saat itu juga disampaikan ulos oleh hula hulanya kepada yang bersangkutan.
  1. Keluarga yang mangalophon jabu membuka tortor untuk mengambil berkah tortor (mambuat tua ni gondang).
  2. Tortornya dongan tubu (pangalapa dan atau panamboli)
  3. Tortor boru/bere
  4. Tortor kelompok hura hura (Horong ni hula hula):
    • Bona ni ari
    • Bona tulang
    • Tulang
    • Tulang rorobot
    • Hula hula ni na marhaha-maranggi
    • Hula hula ni anak manjae
    • Hula hula suhut (tangkas)

Setelah selesai rombongan hula hula menyampaikan sambutan (pasehat pasu-pasu dan hata panggabei) dilanjutkan sambutan dari dongan sabutuha atau raja tinonggo. Kepada mereka pun diberikan juga uang (upa manggabei).

Doa penutup yang dipimpin pemuka agama (bila ada) atau oleh hula hula.

Rumah yang diompoi dan olophon tidak bisa diperjualbelikan, tapi menjadi warisan turun temurun. Parjambaran sian sigagat duhut, sama seperti mangompoi jabu, yaitu jambar niadopan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar.