29. Sulang-Sulang Hariapan

1. Pengertian
Sulang-sulang hariapan adalah suatu acara perjamuan yang diselenggarakan oleh keturunan (pinompar) seseorang yang sudah lanjut usia “nagabe” secara besar-besaran.

Upacara seperti ini sangat didambakan oleh orang Batak khususnya Batak Toba, namun jarang terjadi, karena banyaknya syarat yang harus diikuti oleh yang bersangkutan.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain :
  • Semua anak-anaknya sudah berumah tangga dan punya keturunan
  • Memiliki materi yang cukup
  • Dengan menerima “sulang-sulang hariapan” berarti yang bersangkutan tidak diperkenankan lagi menerima dan membayar adat sepanjang hidupnya
  • Pelaksanaannya sama dengan upacara “pemberkatan seseorang yang meninggal saurmatua atau saurmatua maulibulung”


2. Peserta
Dalam upacara ini, pesertanya cukup luas dan cukup banyak, yaitu :
  1. Sipenerima sulang-sulang hariapan
  2. Segenap keturunannya
  3. Haha-anggi/dongan tubu, dongan sahuta, ale ale
  4. Boru/bere, pariban, raja bius
  5. Kelompok hula hula :
  • Hula hula
  • Tulang
  • Tulang rorobot
  • Hula hula ni anak manjae
  • Hula hula ni namarhaha maranggi
  • Bona tulang
  • Bona hula
  • Bona ni ari


3. Perlengkapan
Dalam hal perlengkapan terutama sarana komsumsi perlu diperhatikan : bahwa pengertian sulang-sulang disini hanyalah simbolik. Sesungguhnya acara ini adalah penggenapan adat saur matua atau saur matua maulibulung dari yang bersangkutan, dan inilah adat terakhir yang diterima dan dibayar atau digenapi. Oleh karena itu maka perlengkapanpun mendapat prioritas.

Pihak Hasuhuton Menyediakan :
  1. Tudu tudu ni sipanganon, Gaja Toba Sirumanggas di ladang
  2. Lauk pauk, beberapa ekor namarmiak-miak atau sapi silamlam dirubean
  3. Uang + ungkap hombung/piso piso naganjang/pasituak natonggi + uang bahon bahon ulos sampe tua/saur matua (ulos matua) dan ulos holong
  4. Musik atau gondang
  5. Makanan atau hidangan lainnya
  6. Daging dalam bentuk potongan (pohu) ulak ni tandok dan jambar tarop


Pihak Hula hula:
Hula/Tulang
  1. Ikan mas arsik
  2. Beras (Parbue pir)
  3. Ulos matua/saur matua/ulos holong

Hula lainnya
  1. Beras (parbue pir)
  2. Ulos holong


4. Tata Tertib
Perihal acara sangat ditentukan oleh waktu yang tersedia. Oleh karena itu pelaksanaan acara pun dapat diefisiensikan setelah semua pihak yang berkompeten hadir, maka acarapun dimulai pada pagi hari.

Acara Khusus
  1. Kelompok hasuhuton manulangi orang tuanya (natua tuana)
  2. Kelompok hula hula menyuapi (marmeme) borunya serta menyerahkan ulos matua/saur matua-sampetua
  3. Kelompok tulang menyuapi (marmeme) berenya serta menyerahkan ulos matua/saurmatua
  4. Kelompok hasuhuton menyampaikan bahon-bahon kepada hula hula dan tulang
  5. Kelompok hula hula mangampu
  6. Kelompok hula hula dan tulang makan

Acara Umum
Hasuhuton meminta Tuah Gondang (Manjalo tua ni gondang) dengan serangkaian gondang (7 gondang) setelah selesai meminta tuah gondang, hasuhuton menerima sambil menari para undangan sekaligus menyampaikan jambarnya.

Kepada masing-masing kelompok undangan biasanya diberi kesempatan untuk meminta 3 gondang, dengan urut urutan sebagai berikut :
  1. Pangalapa (dongan sabutuha) sekaligus menyampaikan jambar juhut
  2. Panamboi (dongan tubu) sekaligus menyampaikan jambar juhut
  3. Dongan sahuta, sekaligus menyampaikan jambar juhut
  4. Pariban, ale ale sekaligus menyerahkan jambar juhut
  5. Boru/bere sekaligus menyampaikan jambar juhut
  6. Raja bius sekaligus menyampaikan jambar juhut
  7. Hula hula anak manjae, sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut
  8. Hula hula namarhaha-maranggi sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut
  9. Bona ni ari sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut
  10. Bona hula sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut
  11. Bona tulang sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut
  12. Tulang sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut
  13. Tulang rorobot sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut
  14. Hula hula sekaligus memberikan bahon-bahon ulos serta jambar juhut

Ulaon Sadari
Jika ada kesepakatan perihal ulaon sadari, diacara umum maka kesempatan itu dilaksanakan sebagai berikut :
Hasuhuton menyambut kedatangan Tulang dan Hula hula sekaligus menyampaikan piso naganjang dan ungkap hombung serta pasituak natonggi khusus untuk menyambut kelompok hula hula sebaiknya diadakan panggalangon.

Mangampu
  1. Pihak boru/bere hasuhuton
  2. Pihak hasuhuton
  3. Penutup

5. Pembagian Jambar Juhut
Lihat ulaon maninggal saur matua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar.