33. Mate Poso-Poso

1. Pengertian
Mate poso-poso adalah bayi yang meninggal dalam kurun waktu menyusui sampai umur 1,5 tahun.


2. Peserta
  • Suami/isteri orangtua si bayi
  • Keluarga dekat termasuk hula hula
  • Dongan sahuta/tetangga


3. Perlengkapan/Sarana
  • Peti mas
  • Mobil ambulance
  • Surat kematian dari Rumah Sakit dan Kelurahan
  • Tanah pemakaman
  • Makanan ala kadarnya


4. Tata Tertib
  1. Memasukan jenazah ke dalam peti mati dilanjutkan dengan menyampaikan ulos lage-lage atau ulos parsirangan oleh tulang. Apabila tulang tidak ada di tempat, maka ulos lage-lage diberikan oleh orang tua kandung.
  2. Kata ucapan terima kasih oleh paidua ni suhut (orang kedua dari suhut).
  3. Upacara pemberangkatan ke pemakaman, dengan urutan acara :
    • Kata pembukaan dari suhut paidua
    • Membaca riwayat hidup
    • Kata-kata penghibur dari :
· Dongan tubu
· Boru/bere
· Dongan sahuta/sahabat (ale-ale)
· Pemerintah setempat
· Hula hula
· Sambutan (mangampu) dari hasuhuton

  1. Upacara agama oleh pemuka agama, dilanjutkan dengan keberangkatan ke pemakaman.
  2. Di kuburan, suhut paidua menyampaikan ucapan terima kasih kepada hadirin terutama kepada hula hula dan pemuka agama dan memohon agar bersama-sama kerumah untuk memberikan kata penghiburan kepada yang berduka cita.
  3. Setelah kembali kerumah, kemudian makan ala kadarnya, dilanjutkan dengan penyampaian kata-kata penghiburan diawali dengan :
    • Kata pembukaan (hata huhuasi) dari suhut paidua
    • Kata penghiburan dari :
· Boru/bere
· Dongan tubu
· Dongan sahuta
· Hula hula
· Mangampu hasuhuton
· Doa penutup oleh hula hula


5. Pembagian Jambar Juhut
Tidak ada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar.